Manfaat dan Risiko Nasi Putih: Sumber Energi Utama yang Perlu Dikonsumsi Bijak

waktu baca 3 menit
Minggu, 15 Feb 2026 06:00 15 admincuitan

JAKARTA, Cuitan.idNasi putih merupakan makanan pokok mayoritas masyarakat Indonesia. Selain harganya terjangkau dan mudah diperoleh, nasi putih menjadi sumber energi utama berkat kandungan karbohidratnya yang tinggi.

Beras secara umum terbagi menjadi dua jenis, yaitu beras putih dan beras cokelat (beras merah). Di antara keduanya, nasi putih lebih banyak dikonsumsi karena teksturnya yang pulen dan rasanya yang lebih netral.

Menurut informasi kesehatan dari Alodokter, nasi putih mengandung berbagai nutrisi penting yang di butuhkan tubuh. Namun, konsumsi berlebihan tetap perlu dihindari karena dapat memicu peningkatan kadar gula darah.

Kenali Fakta Kandungan Nutrisi Nasi Putih

Nasi putih adalah sumber karbohidrat utama yang menjadi makanan pokok di banyak negara, terutama Indonesia. Dalam 1 cangkir nasi putih (150 gram) setidaknya terkandung 45 gram karbohidrat.

Meski kadar karbohidratnya tinggi, karbohidrat dalam nasi putih lebih banyak terdiri dari gula dan pati daripada serat. Hal ini tentu harus menjadi perhatian bagi penderita diabetes dalam mengatur porsi nasi putih yang akan di konsumsi.

Selain karbohidrat, nutrisi lain yang terkandung dalam seporsi nasi putih adalah:

  • 4 gram protein
  • 15 gram zat besi
  • 65 gram fosfor
  • 55 gram kalium
  • 20 gram magnesium

Fungsi Penting Nasi Putih bagi Tubuh

Karbohidrat pada nasi putih memiliki peran penting untuk memberikan energi bagi tubuh. Ketika Anda mengonsumsi nasi putih, karbohidrat di dalamnya akan di pecah menjadi glukosa yang kemudian akan di serap dan masuk ke aliran darah. Glukosa ini akan di edarkan ke seluruh tubuh dan di gunakan sebagai energi, terutama bagi otak.

Selain karbohidrat sebagai sumber energi, kandungan lain dari nasi putih juga kaya akan manfaat baik bagi tubuh, antara lain:

  • Magnesium, sebagai komponen penting dalam membentuk struktur tulang dan mengatur kontraksi otot
  • Zat besi, di perlukan untuk memastikan produksi sel darah merah berjalan dengan lancar, sehingga oksigen dan nutrisi dalam tubuh tersalurkan
  • Fosfor, untuk membentuk dan memelihara tulang serta gigi
  • Kalium, berperan dalam pengiriman sinyal saraf, kontraksi otot, serta pengaturan detak jantung dan tekanan darah

Meski nasi putih kaya akan nutrisi, mengonsumsi nasi putih secara berlebihan juga tidak baik bagi kesehatan. Salah satu risiko mengonsumsi nasi putih terlalu banyak adalah terkena diabetes tipe 2.

Selain itu, kalori nasi putih juga cukup tinggi sehingga perlu di perhatikan, terutama bagi Anda yang sedang menjaga berat badan atau mengatur pola makan.

Konsumsi nasi merah (beras merah) lebih di anjurkan karena mengandung serat, vitamin, dan mineral yang lebih banyak daripada nasi putih. Namun, karena nasi merah memiliki tekstur yang kurang pulen dan rasanya lebih hambar, kebanyakan orang tetap memilih nasi putih.

Nasi putih tetap menjadi sumber energi penting bagi tubuh. Kuncinya adalah mengatur porsi konsumsi agar tetap seimbang dengan kebutuhan harian. Kombinasikan dengan lauk berprotein, sayuran, serta gaya hidup aktif untuk menjaga kesehatan secara optimal. ***

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA