JAKARTA, Cuitan.id – Samsung kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan bahwa perusahaan teknologi asal Korea Selatan tersebut tengah mengembangkan ponsel lipat terbaru bernama Galaxy Wide Fold.
Perangkat ini disebut-sebut dipersiapkan untuk bersaing dengan iPhone Fold, ponsel lipat milik Apple yang hingga kini masih menjadi bahan spekulasi di industri teknologi.
Informasi mengenai Galaxy Wide Fold pertama kali dilaporkan oleh Phone Arena, mengutip temuan dari sejumlah sumber industri serta database perangkat global.
Terdaftar di Database GSMA
Rumor tentang Galaxy Wide Fold mulai mencuat sejak akhir 2025. Saat itu, situs Smartprix menemukan perangkat Samsung dengan kode model SM-F971U dalam database GSMA.
Kode model tersebut lazim digunakan Samsung untuk mengidentifikasi jenis perangkat dan wilayah pemasaran. Dalam sistem penamaan Samsung, angka “9” biasanya mengacu pada perangkat lipat, sementara huruf “U” menandakan produk yang ditujukan untuk pasar Amerika Serikat.
Diduga Dirilis Secara Global
Temuan terbaru menunjukkan bahwa Galaxy Wide Fold kemungkinan tidak hanya dirilis di satu wilayah. Smartprix menemukan sejumlah kode model lain yang mengindikasikan rencana peluncuran global.
Beberapa kode model yang terungkap antara lain:
Kemunculan berbagai kode ini memperkuat dugaan bahwa Samsung menyiapkan Galaxy Wide Fold untuk pasar internasional.
Bukan Bagian dari Seri Galaxy Z Fold
Meski sama-sama merupakan ponsel lipat, Galaxy Wide Fold diperkirakan bukan bagian dari lini utama Galaxy Z Fold. Hal ini terlihat dari pola penomoran model Samsung sebelumnya.
Sebagai perbandingan:
-
Galaxy Z Fold 5: SM-F946
-
Galaxy Z Fold 6: SM-F956
-
Galaxy Z Fold 7: SM-F966
Jika pola tersebut berlanjut, Galaxy Z Fold 8 diprediksi menggunakan kode SM-F976. Karena itu, kode SM-F971 diduga menunjukkan bahwa Galaxy Wide Fold merupakan varian baru dengan konsep berbeda.
Mengusung Layar Lebih Lebar
Sesuai namanya, Galaxy Wide Fold dikabarkan akan membawa desain layar yang lebih lebar dibandingkan seri Fold reguler. Perangkat ini disebut menggunakan rasio layar sekitar 4:3, mirip dengan iPad mini.
Rasio layar tersebut dinilai lebih nyaman untuk berbagai aktivitas, seperti membaca dokumen, multitasking, hingga menikmati konten video.
Strategi Samsung Hadapi Persaingan
Samsung sebelumnya telah melakukan sejumlah inovasi pada lini ponsel lipatnya. Galaxy Z Fold 7, misalnya, dikabarkan hadir dengan desain yang lebih ergonomis dan ramah pengguna.
Selain itu, Samsung juga sempat merilis Galaxy Z TriFold dalam jumlah terbatas, yang dilaporkan terjual habis meski dibanderol dengan harga premium.
Menurut laporan Phone Arena, pengembangan Galaxy Wide Fold kemungkinan menjadi strategi Samsung untuk mempertahankan dominasinya di pasar ponsel lipat, terutama jika Apple benar-benar memperkenalkan iPhone Fold dalam waktu dekat. ***
Tidak ada komentar