Keutamaan Sedekah di Bulan Ramadhan: Jalan Menuju Umur yang Berkah. (Google Gemini AI/Detik.com) JAKARTA, Cuitan.id – Bulan Ramadhan selalu hadir dengan nuansa spiritual yang kuat. Selain ibadah puasa, satu amalan yang tak pernah terpisahkan dari bulan suci ini adalah sedekah. Dalam ajaran Islam, sedekah tidak hanya bernilai pahala, tetapi juga diyakini membawa keberkahan hidup, termasuk keberkahan umur.
Keberkahan umur dalam Islam bukan semata tentang hidup lebih lama, melainkan kehidupan yang dipenuhi kebaikan, kesehatan, ketenangan batin, serta kebermanfaatan bagi sesama.
Al-Qur’an menegaskan bahwa harta yang disedekahkan di jalan Allah tidak akan berkurang, justru dilipatgandakan. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 261:
“Perumpamaan orang-orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai terdapat seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki.”
Ayat ini menegaskan bahwa sedekah merupakan investasi spiritual yang memberikan manfaat berkelanjutan.
Dalam konteks umur, keberkahan hadir melalui ketenangan jiwa, relasi sosial yang harmonis, serta perlindungan dari berbagai kesulitan hidup.
Ulama kontemporer seperti Syekh Yusuf Al-Qaradawi menjelaskan bahwa sedekah memiliki dimensi spiritual dan sosial yang mampu membersihkan jiwa dari sifat kikir sekaligus membuka pintu keberkahan rezeki dan kehidupan.
Dalam literatur kisah para nabi, disebutkan tentang seorang sahabat Nabi Dawud AS yang semula diberitahu akan wafat dalam waktu dekat. Namun karena keikhlasannya bersedekah kepada musafir yang membutuhkan, Allah SWT menangguhkan ajalnya dan memberinya umur yang panjang.
Kisah ini mengajarkan bahwa sedekah yang dilakukan dengan niat tulus dan pada waktu yang tepat dapat menjadi sebab turunnya rahmat Allah.
Para ulama menafsirkan tambahan umur dalam kisah semacam ini tidak hanya secara biologis, tetapi juga secara maknawi, yakni diberi kesempatan lebih luas untuk beramal dan berbuat kebaikan.
Rasulullah SAW bersabda:
“Barang siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung silaturahmi.”
(HR Bukhari dan Muslim)
Meski hadis ini secara langsung menyebut silaturahmi, para ulama menjelaskan bahwa sedekah merupakan bentuk nyata kepedulian sosial yang sejalan dengan nilai silaturahmi. Keduanya sama-sama menjadi sebab datangnya keberkahan hidup.
Imam Nawawi dalam Riyadhus Shalihin menjelaskan bahwa “panjang umur” bisa dimaknai sebagai bertambahnya kebermanfaatan hidup dan kualitas amal seseorang.
Ramadhan dikenal sebagai bulan kedermawanan. Rasulullah SAW meningkatkan sedekahnya di bulan ini. Dalam hadis riwayat Bukhari disebutkan:
“Rasulullah adalah orang yang paling dermawan, dan beliau lebih dermawan lagi pada bulan Ramadhan.”
Memberi makan orang berbuka, membantu fakir miskin, berbagi sembako, hingga mendukung kegiatan sosial menjadi bentuk sedekah yang sangat dianjurkan.
Menurut Syekh Ali Jum’ah, sedekah di bulan Ramadhan bukan hanya membersihkan harta, tetapi juga membersihkan hati dan memperkuat solidaritas umat.
Secara spiritual, sedekah mengundang ridha Allah SWT.
Secara sosial, sedekah menciptakan keharmonisan dan mengurangi kesenjangan.
Secara psikologis, kebiasaan memberi terbukti mampu menurunkan stres dan meningkatkan kebahagiaan.
Dalam Islam, ketenangan batin dan jiwa yang bersih merupakan bagian dari keberkahan hidup.
Ramadhan menjadi waktu terbaik untuk memperbanyak amal kebaikan. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Hadid ayat 18:
“Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah, baik laki-laki maupun perempuan, akan dilipatgandakan balasannya dan mereka memperoleh pahala yang mulia.”
Ayat ini menegaskan bahwa sedekah bukanlah kehilangan, melainkan jalan menuju keberkahan dunia dan akhirat.
Sedekah mungkin tampak sederhana, namun nilainya sangat besar di sisi Allah. Satu porsi makanan, satu paket sembako, atau bantuan kecil yang diberikan dengan ikhlas bisa menjadi sebab datangnya umur yang berkah dan kehidupan yang bermanfaat.
Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar, tetapi juga tentang memperluas kepedulian dan membuka pintu keberkahan melalui sedekah. ***
Tidak ada komentar