Guru SMK di Jambi Dimutasi Usai Viral Dikeroyok Siswa

waktu baca 2 menit
Sabtu, 24 Jan 2026 14:30 314 admincuitan

JAKARTA, Cuitan.id – Gubernur Jambi, Al Haris, memutuskan memutasi Agus Saputra alias AS, guru SMKN 3 Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Jambi, menyusul viralnya kasus pengeroyokan terhadap dirinya oleh siswa. Selain mutasi, Gubernur juga memerintahkan pemeriksaan kesehatan mental untuk menilai kelayakan Agus sebagai pendidik.

Keputusan ini diambil setelah konflik di sekolah dipicu ucapan Agus yang dianggap menghina profesi orang tua siswa dan masalah uang komite. Meski sempat dimediasi Polres Tanjabtim, luka sosial di sekolah dinilai terlalu dalam.

“Yang pasti guru itu kita pindahkan dari situ. Enggak mungkin dia tetap di situ, mesti harus dipindah,” tegas Al Haris.

Dinas Pendidikan juga diminta melakukan assessment kejiwaan. Bila hasil pemeriksaan menunjukkan ketidaklayakan, Agus bisa kehilangan status fungsional sebagai guru.

Kronologi Kejadian

Seorang siswi SMKN 3, yang menyaksikan langsung, menyebut konflik awal hanya soal pintu kelas. Agus kemudian memarahi siswa dengan kata-kata kasar dan membawa-bawa profesi orang tua mereka.

Seorang siswa, MLP, mengaku awalnya hanya ingin menenangkan kelas yang gaduh. Namun, Agus tiba-tiba masuk tanpa izin, menamparnya, dan memicu reaksi spontan dari siswa lainnya hingga pengeroyokan terjadi.

Agus mengaku menampar sebagai refleks karena ditegur siswa dengan kata yang tidak pantas. Ia menegaskan tidak berniat menyakiti siswa, dan menyebut celurit yang dibawanya adalah alat pertanian yang digunakan untuk menakut-nakuti siswa agar bubar.

Dampak dan Respons

  • Gubernur memindahkan Agus untuk meredam konflik.

  • Pemeriksaan kejiwaan akan menentukan kelayakan Agus sebagai guru.

  • Kasus ini menyoroti pentingnya komunikasi guru-siswa dan sensitivitas terhadap ucapan yang menyangkut keluarga siswa. ***

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA