Kolase – Pengerjaan SPAM Simpang Tiga Rawang. SUNGAI PENUH, Cuitan.id – Proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Simpang Tiga Rawang kini resmi berfungsi dan mulai dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Warga mengaku lega karena pasokan air bersih yang layak kini telah mengalir ke rumah-rumah mereka.
Proyek SPAM yang dibangun dengan anggaran sekitar Rp 3,95 miliar tersebut menjadi solusi atas kesulitan air bersih yang selama ini dihadapi masyarakat, terutama saat musim hujan dan banjir.
Salah seorang warga Simpang Tiga Rawang, Julheri Majid, menyampaikan rasa syukurnya atas beroperasinya fasilitas air bersih tersebut.
“Alhamdulillah, sekarang air sudah mengalir. Kami sangat terbantu karena sebelumnya cukup kesulitan mendapatkan air bersih,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan warga lainnya, Perma Elita dan Desi Susanti, yang mengaku kini kebutuhan air sehari-hari dapat terpenuhi dengan mudah.
“Sekarang tinggal buka keran, air langsung mengalir. Ini sangat membantu masyarakat,” kata mereka.
Warga menegaskan bahwa informasi yang menyebutkan proyek SPAM Simpang Tiga Rawang belum mengalirkan air ke rumah warga tidak sesuai dengan kondisi di lapangan. Faktanya, air bersih telah dinikmati oleh masyarakat setempat.
Sementara itu, pihak PDAM Tirta Khayangan Hamparan Rawang, melalui Hermizon, membenarkan bahwa proyek SPAM tersebut telah selesai dan berfungsi normal.
“Air sudah mengalir dengan baik ke rumah warga, khususnya di wilayah Simpang Tiga Rawang. Tidak ada kendala berarti,” jelasnya.
Dari pihak pelaksana proyek, CV Rafka Berkah, melalui Pelaksana Lapangan Romi Indra, menyatakan bahwa pekerjaan SPAM telah rampung sesuai dengan spesifikasi teknis serta melalui proses pengawasan.
“Proyek ini sudah selesai dan telah dimanfaatkan oleh masyarakat. Air bersih sudah mengalir ke rumah-rumah warga,” ungkap Romi.
Ia juga menanggapi isu yang menyebutkan proyek tersebut belum tuntas. Menurutnya, penilaian tersebut kemungkinan muncul karena pihak terkait tidak melihat langsung kondisi di lapangan.
Terkait adanya tudingan dugaan penyimpangan, Romi menegaskan bahwa hal tersebut merupakan kewenangan aparat penegak hukum.
“Kami sebagai pelaksana teknis memastikan pekerjaan selesai sesuai ketentuan dan kini sudah berfungsi. Proyek ini sudah dimanfaatkan masyarakat,” tegasnya.
Dengan berfungsinya SPAM Simpang Tiga Rawang, masyarakat berharap pelayanan air bersih dapat terus terjaga dan memberikan dampak positif bagi kualitas hidup warga Sungai Penuh. ***
Tidak ada komentar