Tata Cara Sholat Subuh dalam Perjalanan: Wajib Dilakukan Meski di Kendaraan

waktu baca 2 menit
Minggu, 28 Des 2025 05:00 32 admincuitan

JAKARTA, Cuitan.idSholat Subuh memiliki waktu pelaksanaan yang singkat dibanding sholat fardhu lainnya. Lantas, bagaimana cara melaksanakan sholat Subuh saat sedang dalam perjalanan, misalnya di kereta, pesawat, atau kapal laut, yang tidak memungkinkan berhenti? Berikut panduan lengkapnya.

Hukum Sholat dalam Perjalanan

Sholat tetap wajib ditunaikan meski dalam perjalanan. Dalam buku Seri Fiqih Kehidupan 3: Shalat oleh Ahmad Sarawat, dijelaskan bahwa sholat dalam perjalanan diperbolehkan berdasarkan beberapa hadits:

  • Dari Jabir bin Abdillah RA, Rasulullah SAW pernah sholat di atas kendaraannya menuju timur, namun turun saat sholat fardhu untuk menghadap kiblat. (HR Bukhari)

  • Dari Ya’la bin Umayyah, Rasulullah SAW sholat di atas kendaraan saat melewati lembah becek, dengan membungkukkan badan saat rukuk dan sujud. (HR Ahmad & Al-Baihaqi)

Hadits-hadits ini menunjukkan sholat saat perjalanan diperbolehkan, meski bukan selalu untuk sholat fardhu.

Tata Cara Sholat Subuh dalam Perjalanan

Buku Fiqih oleh Hasbiyallah menjelaskan, sholat Subuh tetap sah meski dilakukan di kendaraan dengan posisi duduk. Berikut tata caranya:

  1. Takbiratul ihram dilakukan sambil duduk di kursi.

  2. Tangan bersedekap, membaca Iftitah, Al-Fatihah, dan surah lain seperti sholat biasa.

  3. Rukuk dilakukan dengan mencondongkan badan ke depan di kursi.

  4. Sujud posisi badan lebih condong ke bawah dari rukuk.

  5. Duduk di antara dua sujud tetap dilakukan di kursi.

  6. Rakaat berikutnya dilakukan sama seperti sebelumnya.

  7. Tasyahud akhir dilakukan sambil duduk.

  8. Sholat diakhiri dengan salam.

Ketentuan Kiblat Saat Sholat dalam Perjalanan

Menurut Fikih oleh Kholidatuz Zuhriyah dan Machnunah Ani Zulfah, umat Islam disunnahkan menghadap kiblat saat takbiratul ihram. Setelah itu, sholat dapat mengikuti arah laju kendaraan. Jika arah kiblat tidak diketahui, sholat tetap sah menghadap arah kendaraan.

  • Dari Anas bin Malik RA: Rasulullah SAW sholat sunnah di atas kendaraan menghadap kiblat saat takbir, kemudian membiarkan kendaraan mengikuti arah apa pun. (HR Ahmad & Abu Dawud)

Dengan panduan ini, sholat Subuh tetap sah dan sesuai syariat meski dalam perjalanan jauh. ***

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA