DEWA Siap Paparkan Transformasi Besar di Public Expose 2025

waktu baca 2 menit
Minggu, 21 Des 2025 23:00 54 admincuitan

JAKARTA, Cuitan.id PT Darma Henwa Tbk (DEWA) bersiap mengungkap rangkaian strategi dan aksi korporasi lanjutan dalam agenda Public Expose 2025. Paparan publik ini menjadi sorotan pelaku pasar karena berlangsung di tengah proses transformasi besar perseroan, mulai dari restrukturisasi keuangan hingga ekspansi operasional.

Manajemen DEWA menyampaikan bahwa public expose akan menjadi sarana untuk memaparkan kinerja perusahaan sekaligus arah strategis sepanjang tahun 2025.

“Perseroan menyampaikan Materi Presentasi untuk Public Expose PT Darma Henwa Tbk Tahun 2025,” ujar Director & Corporate Secretary DEWA, Mukson Arif Rosyidi, dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), tertanggal 19 Desember 2025.

Public expose DEWA dijadwalkan berlangsung pada 24 Desember 2025, dan akan diselenggarakan secara luring maupun daring. Dalam agenda tersebut, perseroan akan memaparkan perkembangan kinerja operasional, kondisi keuangan terkini, serta langkah strategis yang dijalankan dalam fase restrukturisasi.

Salah satu langkah utama yang disampaikan adalah konversi utang menjadi ekuitas senilai Rp1,4 triliun yang dilakukan pada Februari 2025. Aksi ini menghasilkan penerbitan 18,83 miliar saham baru dengan harga konversi Rp75 per saham. Dampaknya, rasio utang terhadap ekuitas berhasil ditekan dari 1,32 kali menjadi 0,62 kali, sementara current ratio meningkat dari 0,70 kali menjadi 1,11 kali.

Manajemen menilai perbaikan struktur neraca tersebut menjadi fondasi penting untuk memperkuat likuiditas serta menjaga keberlanjutan usaha jangka panjang.

Selain restrukturisasi, DEWA juga menjalankan program pembelian kembali saham (buyback) dengan alokasi dana maksimal Rp950 miliar. Periode buyback berlangsung dari 19 November 2025 hingga 19 Februari 2026. Hingga 19 Desember 2025, realisasi pembelian kembali saham telah mencapai Rp160 miliar, setara dengan 372 juta saham.

Dari sisi operasional, perseroan secara agresif menambah armada alat berat sejak akhir 2024 hingga sepanjang 2025. Penambahan excavator, dump truck, dan peralatan pendukung lainnya meningkatkan kapasitas produksi internal hingga 55–65 juta bcm per tahun. Langkah ini bertujuan mengurangi ketergantungan pada subkontraktor sekaligus meningkatkan efisiensi biaya operasional.

Kinerja keuangan DEWA juga menunjukkan tren positif. Pada semester I-2025, perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp3,11 triliun, tumbuh 6,44 persen secara tahunan. Laba bersih melonjak menjadi Rp168 miliar, hampir sepuluh kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, seiring peningkatan EBITDA menjadi Rp821 miliar.

Melalui Public Expose 2025, manajemen DEWA menegaskan komitmennya untuk menyampaikan informasi secara transparan kepada investor dan publik terkait perkembangan aksi korporasi serta strategi bisnis perusahaan ke depan. ***

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA