Perbedaan Kepiting dan Rajungan: Ciri Fisik, Nutrisi, dan Caranya. (alodokter.com) JAKARTA, Cuitan.id – Banyak orang masih bingung membedakan kepiting dan rajungan ketika memilih menu seafood. Keduanya memang sekilas tampak mirip, tetapi memiliki ciri fisik, habitat, hingga kandungan gizi yang berbeda. Memahami perbedaan kepiting dan rajungan sangat penting agar tidak salah pilih saat belanja maupun memesan makanan.
Di Indonesia, penyebutan keduanya kerap tertukar. Padahal, secara ilmiah kepiting dan rajungan berasal dari spesies berbeda. Berikut penjelasan lengkap agar Anda bisa menentukan pilihan yang paling sesuai untuk kebutuhan keluarga.
1. Warna Cangkang
Kepiting biasanya memiliki cangkang berwarna coklat kehijauan atau kehitaman. Sementara rajungan hidup ditandai dengan warna biru keabu-abuan yang dihiasi bintik putih. Saat direbus, rajungan berubah menjadi merah muda cerah sehingga mudah dikenali.
2. Kandungan Gizi
Secara nutrisi, kepiting mengandung kalori dan lemak sehat (omega-3) yang lebih tinggi. Rajungan unggul pada kandungan protein dan umumnya memiliki kadar kolesterol sedikit lebih rendah. Kepiting juga kaya mineral, seperti zinc dan selenium, yang penting bagi kesehatan.
3. Bentuk Tubuh
Kepiting memiliki tubuh bulat, kokoh, dan sedikit tebal sehingga dagingnya terasa padat. Rajungan memiliki tubuh lebih pipih, lebar, dan ringan, membuat proses pengolahannya lebih mudah. Perbedaan struktur tubuh ini juga berpengaruh pada tekstur daging.
4. Ukuran Capit
Capit kepiting berukuran besar dan kuat sesuai bentuk tubuhnya. Berbeda dengan rajungan yang memiliki capit lebih ramping, panjang, dan sering tampak kebiruan. Capit kepiting umumnya menyimpan lebih banyak daging dibandingkan rajungan.
5. Habitat Hidup
Kepiting banyak ditemukan di perairan payau seperti tambak dan muara sungai. Sementara rajungan hidup di laut lepas, khususnya di wilayah berpasir atau berlumpur halus. Habitat yang berbeda ini turut memengaruhi cita rasa masing-masing.
6. Tekstur dan Rasa Daging
Daging kepiting cenderung padat dan kenyal sehingga cocok untuk masakan berbumbu kuat, seperti kepiting saus padang. Rajungan memiliki tekstur lebih lembut dan rasa manis alami, sehingga sering digunakan untuk sop atau hidangan kuah ringan.
Tips Memilih Kepiting dan Rajungan Segar
Agar tidak salah pilih, berikut panduan memilih seafood yang berkualitas:
Memahami perbedaan kepiting dan rajungan membuat Anda lebih mudah memilih seafood sesuai kebutuhan keluarga, baik dari sisi rasa maupun nilai gizi. Jika memiliki kondisi kesehatan tertentu seperti alergi seafood atau perlu membatasi kolesterol konsumsilah dengan bijak dan sesuai anjuran profesional kesehatan. ***
Tidak ada komentar