Bintik Merah di Telapak Tangan: Penyebab & Gejalanya. (alodokter.com) JAKARTA, Cuitan.id — Kemunculan bintik merah di telapak tangan sering membuat khawatir karena bisa muncul tiba-tiba tanpa penyebab yang jelas. Kondisi ini dapat dialami siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa. Umumnya, bintik merah disebabkan oleh iritasi ringan, tetapi bisa juga menjadi tanda adanya masalah kesehatan yang lebih serius.
Memahami apa saja penyebab bintik merah, gejala yang menyertainya, dan kapan harus segera mendapatkan pemeriksaan medis sangat penting agar penanganannya lebih tepat.
Penyebab Umum Bintik Merah di Telapak Tangan
1. Dermatitis Kontak
Dermatitis kontak terjadi saat kulit bereaksi terhadap zat pemicu, seperti sabun, deterjen, parfum, hand sanitizer, atau bahan kimia lainnya. Kondisinya menimbulkan bintik merah, gatal, perih, hingga kulit kering atau mengelupas. Jika paparan pemicu berlanjut, ruam dapat bertambah parah dan berubah menjadi luka kecil.
2. Reaksi Alergi
Alergi bisa dipicu oleh makanan, obat-obatan, lateks, atau produk rumah tangga tertentu. Bintik merah biasanya muncul tiba-tiba dan disertai gatal, bengkak, atau sensasi panas. Pada beberapa orang, reaksi alergi berat dapat menyebabkan keluhan di seluruh tubuh.
3. Gigitan Serangga
Gigitan nyamuk, semut, atau kutu dapat menyebabkan bintik merah berbentuk bulat dan menonjol di telapak tangan. Meskipun biasanya ringan, sebagian orang dengan kulit sensitif dapat mengalami reaksi lebih kuat, seperti bengkak dan rasa nyeri.
4. Infeksi Virus
Beberapa infeksi virus, seperti penyakit tangan, kaki, dan mulut, biasanya menimbulkan ruam atau lenting kecil di telapak tangan. Kondisi ini sering disertai demam, sariawan, dan tubuh terasa lemas. Virus lain seperti rubella juga dapat memunculkan ruam merah pada telapak tangan.
5. Infeksi Bakteri
Impetigo adalah infeksi bakteri yang umum terjadi pada anak. Gejalanya bermula dari bintik merah yang berubah menjadi luka kecil berisi cairan kekuningan. Infeksi ini mudah menular bila disentuh atau digaruk, sehingga kebersihan tangan harus dijaga.
6. Infeksi Jamur
Jamur dapat tumbuh pada telapak tangan yang lembap, terutama pada orang yang sering terpapar air atau bahan kimia. Infeksi jamur menyebabkan kulit tampak bersisik, tebal, gatal, dan muncul bintik merah. Pekerja kebersihan, petani, atau tukang cuci lebih rentan mengalami kondisi ini.
7. Biang Keringat (Miliaria)
Terjadi akibat sumbatan pada saluran keringat, terutama saat cuaca panas atau lembap. Bintik merah bisa berisi cairan dan menimbulkan rasa gatal. Meskipun tidak berbahaya, biang keringat dapat mengganggu kenyamanan jika tidak segera ditangani.
8. Scabies
Scabies disebabkan oleh tungau yang masuk ke lapisan kulit. Gejalanya berupa bintik merah terutama di sela jari, dibarengi rasa gatal hebat yang memburuk di malam hari. Garis tipis pada kulit sering terlihat sebagai jejak pergerakan tungau. Penyebarannya cepat, terutama melalui kontak kulit.
9. Palmoplantar Psoriasis
Psoriasis yang muncul di telapak tangan biasanya berbentuk bintik merah yang dapat berkembang menjadi plak tebal, bersisik, dan terasa nyeri. Kondisi autoimun ini cenderung kambuh dan membutuhkan perawatan jangka panjang.
10. Petechiae
Petechiae adalah bintik merah kecil akibat pecahnya pembuluh darah kapiler. Bintik ini tidak hilang ketika ditekan. Jika disertai demam tinggi atau tubuh lemas, kondisi ini perlu segera mendapat pemeriksaan medis karena dapat menjadi tanda infeksi atau gangguan darah tertentu.
Kapan Bintik Merah di Telapak Tangan Perlu Diwaspadai?
Segera periksa ke dokter jika bintik merah disertai:
Sebagian besar kasus bintik merah dapat sembuh sendiri, terutama yang disebabkan oleh iritasi atau alergi ringan. Namun, menjaga kebersihan tangan dan menghindari pemicunya merupakan langkah penting agar kondisi tidak semakin parah. ***
Tidak ada komentar