956 Warga Mengungsi Akibat Erupsi Gunung Semeru

waktu baca 2 menit
Kamis, 20 Nov 2025 10:45 43 admincuitan

LUMAJANG, Cuitan.id – Erupsi Gunung Semeru kembali memaksa ratusan warga di Kabupaten Lumajang meninggalkan rumah mereka. Data terbaru menunjukkan sebanyak 956 jiwa kini mengungsi, tersebar di sejumlah lokasi pengungsian di Kecamatan Pronojiwo dan Kecamatan Candipuro.

Sebaran Lokasi Pengungsian di Pronojiwo

Di Kecamatan Pronojiwo terdapat empat titik utama yang kini menampung para penyintas erupsi, yaitu:

  • SDN Supit Urang 4: 100 jiwa
  • Balai Desa Oro-Oro Ombo dan Masjid Ar Rahmah: 500 jiwa
  • SDN Sumber Urip 02: 200 jiwa

Kondisi di titik pengungsian tersebut dilaporkan aman, dan warga mulai menerima bantuan logistik dari tim gabungan.

Dua Titik Pengungsian di Candipuro

Selain Pronojiwo, Kecamatan Candipuro juga menampung ratusan warga akibat peningkatan aktivitas vulkanik Semeru. Dua lokasi yang digunakan sebagai tempat evakuasi adalah:

  • Rumah Kepala Desa Sumber Wuluh: 55 jiwa
  • Kantor Kecamatan Candipuro: 101 jiwa

Total Pengungsi Capai 956 Jiwa

Kepala BPBD Kabupaten Lumajang, Isnugroho, menyampaikan bahwa seluruh pengungsi telah tercatat dan tengah mendapatkan penanganan intensif dari petugas di lapangan. Ia memastikan bahwa pemantauan aktivitas Semeru terus dilakukan setiap waktu demi keselamatan warga.

Lumajang Tetapkan Status Tanggap Darurat

Pemerintah Kabupaten Lumajang resmi mengumumkan status tanggap darurat bencana erupsi Gunung Semeru. Penetapan ini dituangkan dalam Keputusan Bupati bernomor 100.3.3.2/595/KEP/427.12/2025, dan berlaku selama 7 hari, mulai 19–25 November 2025.

Status tersebut diberlakukan untuk mempercepat koordinasi lintas instansi serta memudahkan proses mobilisasi logistik, evakuasi, hingga penanganan kesehatan bagi warga terdampak. ***

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA