9 Manfaat Telur Asin untuk Mata, Otak, dan Otot, Ini Batas Aman Konsumsinya. (alodokter.com) JAKARTA, Cuitan.id – Telur asin dikenal sebagai makanan bercita rasa gurih yang digemari banyak orang. Di balik rasanya yang khas, telur asin menyimpan beragam manfaat kesehatan, mulai dari menjaga kesehatan mata hingga mendukung fungsi otak dan otot.
Telur asin merupakan telur yang diawetkan menggunakan garam. Jenis telur yang paling sering digunakan adalah telur bebek karena memiliki cangkang lebih tebal dan mampu menyerap garam dengan baik sehingga lebih awet. Selain itu, telur bebek juga dikenal memiliki kandungan nutrisi lebih tinggi dibandingkan telur ayam.
Namun demikian, telur asin mengandung kadar kolesterol dan natrium yang cukup tinggi sehingga tidak dianjurkan untuk dikonsumsi secara berlebihan.
Dalam 100 gram telur asin terkandung sekitar:
182 kalori
13 gram protein
13 gram lemak
2 gram karbohidrat
1.982 mg sodium
109 mg kalsium
345 mg kolesterol
1.364 IU vitamin A
Selain itu, telur asin juga mengandung vitamin B2, vitamin B12, vitamin D, vitamin E, beta karoten, folat, kolin, selenium, zat besi, fosfor, serta asam lemak omega-3.
Kuning telur bebek memiliki warna lebih pekat dibandingkan telur ayam, yang menandakan kandungan vitamin A dan omega-3 lebih tinggi.
Berikut ini adalah berbagai manfaat telur asin bagi kesehatan:
Seperti yang telah disebutkan di atas, telur asin mengandung vitamin A yang cukup banyak. Jumlah tersebut dapat memenuhi asupan vitamin A harian yang dibutuhkan oleh orang dewasa setiap harinya, yaitu antara 2.300–3.000 IU.
Ditambah lagi, telur bebek juga mengandung beta karoten yang dapat diubah menjadi vitamin A dalam tubuh. Salah satu manfaat vitamin A adalah menjaga kesehatan mata. Vitamin ini digunakan oleh tubuh agar retina mata berfungsi dengan baik dan kornea mata terjaga kelembapannya.
Vitamin A dan beta karoten yang terkandung dalam telur asin juga dapat menurunkan risiko terkena degenerasi makula terkait usia, yaitu gangguan penglihatan yang terjadi pada lansia. Tidak hanya itu, mencukupi kebutuhan asupan vitamin A juga dapat mencegah penyakit katarak.
Manfaat telur asin juga penting untuk kesehatan otak. Kuning telur asin kaya akan kolin yang berperan penting dalam mendukung kesehatan sel otak dan sistem saraf. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang lanjut usia dengan kadar kolin yang cukup dalam darahnya memiliki fungsi otak yang lebih baik.
Selain itu, telur asin juga mengandung asam lemak omega-3, vitamin B6, vitamin B12, dan antioksidan yang dapat melindungi sel-sel otak dari kerusakan sekaligus meningkatkan fungsi otak.
Telur asin termasuk makanan yang baik untuk ibu hamil. Telur asin dapat memberikan nutrisi penting untuk perkembangan janin yang sehat, terutama bagi perkembangan otak dan penglihatannya.
Mencukupi asupan kolin, protein, folat, dan vitamin selama hamil dapat mendukung pertumbuhan janin di dalam rahim dan mencegah cacat tabung saraf pada janin. Namun, pastikan telur asin yang akan dikonsumsi benar-benar matang.
Telur asin juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang dan otot. Kandungan protein, vitamin D, dan mineral di dalamnya dapat mendukung pertumbuhan serta memperkuat tulang.
Selain itu, telur asin juga cocok untuk dimasukkan ke dalam menu makanan sehat sehari-hari untuk menjaga berat badan. Berkat protein yang melimpah di dalamnya, konsumsi telur asin dapat meningkatkan massa otot sehingga mampu mendukung kenaikan berat badan yang sehat.
Kekurangan vitamin D bisa menyebabkan masalah pada tulang dan otot. Untuk mencegahnya, Anda bisa mencukupi asupan vitamin D harian dari telur asin. Beberapa penelitian pada hewan menunjukkan bahwa konsumsi telur dapat mencegah kekurangan vitamin D.
Namun, selain dari telur asin, Anda juga bisa melengkapi kebutuhan vitamin D dari makanan lain yang kaya vitamin D dan melalui paparan sinar matahari untuk membantu tubuh memproduksi vitamin D.
Bagian putih telur asin terkenal kaya akan protein dan asam amino esensial. Keduanya berperan penting dalam menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan dan melindungi tubuh dari infeksi.
Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa protein dalam putih telur jenis apa pun memiliki sifat antibakteri, antivirus, dan antijamur. Aktivitas ini mendukung perannya dalam menjaga sistem kekebalan tubuh agar tidak mudah terserang penyakit, khususnya infeksi.
Manfaat telur asin selanjutnya adalah meningkatkan kesehatan jantung dan pembuluh darah. Kandungan antioksidan, lemak sehat, dan mineral di dalamnya di perlukan untuk melancarkan peredaran darah dan mendukung fungsi jantung.
Untuk mendapatkan manfaat ini, konsumsilah telur asin secukupnya maksimal 3 butir telur asin setiap minggu, terutama bagi Anda yang menderita diabetes atau penyakit jantung. Pasalnya, telur asin mengandung kolesterol dan garam yang cukup tinggi.
Kandungan antioksidan pada telur asin dapat melindungi sel tubuh dari kerusakan yang menyebabkan penyakit kronis, seperti kanker. Namun, manfaat telur asin dalam mencegah kanker masih memerlukan penelitian lebih lanjut.
Telur asin umumnya aman di konsumsi dan dapat memberikan banyak manfaat, asalkan tidak di konsumsi secara berlebihan. Terlalu banyak mengonsumsi telur asin justu dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung, obesitas, dan diabetes.
Selain itu, pastikan Anda membeli telur bebek dari penjual yang tepercaya untuk memastikan keamanan dan kebersihannya.
Untuk mengontrol asupan garam saat mengonsumsi telur asin, ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan, yaitu:
Melihat berbagai manfaat telur asin di atas, tidak ada salahnya untuk tetap memasukkan telur asin ke dalam menu makan sehari-hari. Namun, apabila Anda memiliki riwayat penyakit jantung atau kolesterol tinggi, sebaiknya konsultasikan ke dokter terlebih dahulu.
Dokter bisa menentukan jumlah asupan telur asin yang aman untuk dikonsumsi dan sesuai kondisi kesehatan Anda. Namun, bila Anda alergi terhadap telur, konsumsinya sangat tidak di anjurkan untuk mencegah reaksi alergi berat. ***
Tidak ada komentar