5 Pebulu Tangkis Indonesia yang Hijrah ke Luar Negeri Demi Karier Internasional

waktu baca 2 menit
Minggu, 11 Jan 2026 22:00 48 admincuitan

JAKARTA, Cuitan.id – Indonesia dikenal sebagai pabrik talenta bulu tangkis dunia. Namun, ketatnya persaingan untuk menembus Pelatnas PBSI membuat banyak pemain berbakat menghadapi pilihan sulit.

Demi menjaga karier internasional dan meraih mimpi tampil di Olimpiade, beberapa atlet memutuskan pindah kewarganegaraan. Berikut daftar 5 pebulu tangkis Indonesia yang hijrah ke luar negeri:

1. Taufiq Hidayat Akbar – Italia

Taufiq Hidayat Akbar

Taufiq Hidayat Akbar, Facebook.

Taufiq Hidayat Akbar sempat mencoba peruntungannya di Eropa dengan membela Italia. Meskipun kariernya di sana tidak menonjol, ia kembali ke Indonesia pada 2020 dan tetap menjadi WNI.

2. Setyana Mapasa – Australia

Setyana Mapasa

Setyana Mapasa.

Setyana Mapasa memilih Australia untuk mengembangkan kariernya di ganda putri dan campuran. Meski berhasil meraih beberapa gelar di turnamen level bawah, persaingan di turnamen besar seperti BWF World Tour dan Olimpiade tetap menantang.

3. Danny Bawa Chrisnanta – Singapura

Danny Bawa Chrisnanta

Danny Bawa Chrisnanta @DannyChrisnanta

Danny Bawa Chrisnanta pindah ke Singapura dan sempat menyumbangkan medali perunggu di Asian Games. Namun, cedera dan penurunan performa membuatnya kesulitan mempertahankan posisi di tingkat dunia.

4. Keisha Fatimah Azzahra – Azerbaijan

Keisha Fatimah Azzahra

Keisha Fatimah Azzahra (Foto: Okezone/Bagas Abdiel)

Keisha Fatimah Azzahra, runner-up Seleknas PBSI 2022, memilih bergabung dengan Azerbaijan. Keputusannya terbukti tepat, ia berhasil mengalahkan wakil Indonesia, Ruzana, di Indonesia Masters 2025 dan menjadi runner-up di Iran Fajr International Challenge 2025.

5. Ade Resky Dwicahyo – Azerbaijan

Ade Resky

Ade Resky.

Ade Resky pindah ke Azerbaijan pada 2018 setelah gagal menembus tim senior Indonesia. Di bawah bendera baru, ia tampil di Olimpiade Tokyo 2020 dan Paris 2024. Ade bahkan menantang unggulan Indonesia, Jonatan Christie, di BWF World Championships 2025, meski kalah 9-21, 17-21.

Persaingan ketat di PBSI membuat beberapa talenta bulu tangkis Indonesia mencari peluang di luar negeri. Meski berbeda bendera, mereka tetap menjadi kebanggaan dan bukti kemampuan Indonesia dalam mencetak atlet dunia. ***

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA