5 Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Mengungkap Ciri Narsistic Personality Disorder

waktu baca 2 menit
Jumat, 21 Nov 2025 17:00 54 admincuitan

JAKARTA, Cuitan.idNarcissistic Personality Disorder (NPD) atau gangguan kepribadian narsistik adalah kondisi kesehatan mental yang ditandai oleh rasa keagungan diri yang berlebihan, kebutuhan akan pujian, serta empati yang rendah. Mereka biasanya sangat sensitif terhadap kritik dan mudah merasa terancam secara emosional.

Beberapa kebiasaan sehari-hari ternyata dapat menjadi tanda seseorang memiliki kecenderungan narsistik. Berikut rangkumannya.

1. Suka Membicarakan Orang Lain dan Tidak Suka Melihat Orang Bahagia

Psikolog klinis Seth Meyers menjelaskan bahwa kecenderungan orang dengan NPD untuk bergosip atau menjelekkan orang lain biasanya berakar dari luka emosional di masa kecil.

Menurutnya, ketika melihat orang lain bahagia atau sukses, terutama orang terdekat, mereka bisa bereaksi negatif karena merasa tersaingi. Bahkan, sebagian dari mereka merasa lebih nyaman melihat orang lain berada dalam posisi sulit.

2. Mengumpulkan Orang yang Mau Menuruti Keinginannya

Ciri lain dari perilaku narsistik adalah memilih bergaul dengan orang-orang yang mudah diarahkan atau selalu siap memenuhi permintaan mereka.

Profesor Psikologi Susan Krauss Whitbourne menyebut orang dengan sifat narsistik sering merasa berhak mendapatkan perlakuan istimewa dan akan mudah marah jika kebutuhan atau keinginannya tidak dipenuhi.

3. Sangat Terobsesi Menjaga Citra Diri

Penderita NPD umumnya memiliki dorongan besar untuk mempertahankan citra yang sempurna. Mereka sering memposting selfie atau menampilkan kehidupan yang tampak lebih baik dari kenyataan.

Penelitian Brunel University (2018) menunjukkan bahwa unggahan seputar aktivitas olahraga pada beberapa individu bukan hanya untuk berbagi motivasi, tetapi juga untuk menunjukkan superioritas atau peningkatan diri.

4. Sering Stalking di Media Sosial

Studi tahun 2016 dalam Personality and Individual Differences menemukan bahwa individu dengan sifat narsistik tinggi lebih rentan melakukan penguntitan digital, terutama setelah hubungan berakhir.

Psikolog Alexander Burgemeester menjelaskan bahwa bagi mereka, pasangan dan teman dianggap sebagai perpanjangan diri sehingga sulit melepaskan hubungan dengan cara sehat. Kebaikan yang mereka tunjukkan pun terkadang bertujuan membuat orang lain merasa berutang atau bergantung.

5. Menghabiskan Waktu Lama di Kamar Mandi

Beberapa orang dengan NPD cenderung berlama-lama di kamar mandi. Aktivitas ini bisa berupa berselancar di media sosial hingga konsumsi konten pornografi.

Studi tahun 2014 dalam Journal of Sex and Marital Therapy mengungkapkan bahwa individu dengan sifat narsistik cenderung memiliki dorongan seksual tinggi, dan konsumsi pornografi dapat memperkuat kecenderungan narsistik tersebut.

Penulis studi, Dr. Thomas Kasper, menjelaskan bahwa pornografi mengobjektifikasi tubuh manusia dan membuat orang lebih fokus pada kenikmatan pribadi, yang dapat memperkuat pola pikir narsistik.

Memiliki beberapa ciri di atas tidak otomatis berarti seseorang mengalami NPD. Diagnosis tetap harus dilakukan oleh profesional kesehatan mental seperti psikolog atau psikiater. ***

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA