5 Kebiasaan Pagi yang Bikin Mental & Jantung Sehat

waktu baca 2 menit
Rabu, 18 Feb 2026 06:00 13 admincuitan

JAKARTA, Cuitan.idKebiasaan kecil yang dilakukan sejak pagi hari ternyata memiliki dampak besar bagi kesehatan mental dan jantung. Penelitian terbaru menunjukkan rutinitas sebelum pukul 07.00 pagi membantu mengatur jam biologis tubuh, menjaga kesehatan mental, serta menurunkan risiko penyakit jantung — meski sering diabaikan.

1. Paparan Cahaya Pagi untuk Metabolisme

Paparan cahaya alami di pagi hari penting untuk mengatur ritme sirkadian, memengaruhi metabolisme, dan meningkatkan kualitas tidur malam. Menurut Dr. Phyllis C. Zee dari Northwestern University, orang yang rutin mendapatkan cahaya pagi cenderung memiliki indeks massa tubuh lebih sehat, terlepas dari pola makan dan olahraga.

2. Minum Air Putih Segera Setelah Bangun

Mengonsumsi 450–500 ml air putih setelah bangun tidur membantu menghidrasi tubuh, mengaktifkan metabolisme, mendukung fungsi otak, dan membuang sisa metabolisme yang menumpuk selama tidur. Kebiasaan ini sederhana namun memberikan efek jangka panjang bagi kesehatan tubuh.

3. Latihan Rasa Syukur

Meluangkan beberapa menit di pagi hari untuk memikirkan hal yang patut disyukuri dapat menurunkan tingkat stres, menstabilkan suasana hati, dan mendorong gaya hidup lebih sehat. Riset psikolog Robert A. Emmons, PhD, menunjukkan praktik rasa syukur berkorelasi dengan kesehatan mental yang lebih baik.

4. Meditasi Singkat

Meditasi 5–10 menit di pagi hari efektif menurunkan kecemasan, meningkatkan fokus, dan mempersiapkan kondisi mental sebelum memulai aktivitas harian. Kebiasaan ini mudah di lakukan dan terbukti meningkatkan kesejahteraan jangka panjang.

5. Aktivitas Fisik Ringan

Gerakkan tubuh sejak pagi, meski hanya dengan jalan kaki, peregangan, atau olahraga ringan. Studi dalam Medicine & Science in Sports and Exercise (2010) menunjukkan aktivitas fisik pagi membantu membakar lemak, meningkatkan energi, dan memperbaiki mood sepanjang hari.

Konsistensi Lebih Penting daripada Intensitas

Para peneliti menekankan bahwa manfaat kebiasaan pagi tidak berasal dari tindakan besar, tapi dari konsistensi. “Bukan soal bangun sangat pagi atau rutinitas ekstrem, melainkan membangun kebiasaan sederhana yang di lakukan secara konsisten,” ujar Le Zhou, peneliti saraf dari McGill University. ***

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA