5 Hal yang Membatalkan Puasa Ramadhan. ist JAKARTA, Cuitan.id – Setiap Ramadhan, umat Islam berlomba memperbanyak ibadah. Namun, banyak yang masih bingung apa saja yang bisa membatalkan puasa.
Menurut Buku Panduan Ibadah Ramadhan karya Annisa Nurul Hasanah, puasa berarti menahan diri dari hal-hal tertentu sejak fajar hingga matahari terbenam dengan niat khusus. Artinya, puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus, tapi juga menjaga diri dari tindakan yang membatalkan keabsahannya.
Menahan makan dan minum adalah fardhu puasa. Jika sengaja makan atau minum di siang hari Ramadhan, puasa batal dan wajib diganti (qadha). Jika lupa, puasa tetap sah.
Hubungan suami-istri (jima’) saat siang hari Ramadhan membatalkan puasa dan wajib qadha serta kafarat, seperti:
Memerdekakan budak (jika memungkinkan)
Puasa dua bulan berturut-turut
Memberi makan 60 orang miskin
Jika sengaja memuntahkan isi perut, puasa batal dan wajib qadha. Muntah tanpa sengaja tidak membatalkan puasa.
Niat adalah rukun puasa. Puasa Ramadhan harus diniatkan malam sebelum fajar. Sahur tanpa niat tidak sah dan harus diganti.
Ghibah, berkata dusta, atau maksiat lain tidak membatalkan puasa secara hukum, tapi mengurangi pahala. Nabi SAW mengingatkan, ada orang berpuasa tetapi hanya merasakan lapar dan dahaga.
Puasa bukan hanya menahan lapar dan haus. Menahan lisan, hawa nafsu, dan menjaga hati sama pentingnya. Memahami hal-hal yang membatalkan puasa membantu ibadah Ramadhan tetap maksimal. ***
Tidak ada komentar