Lucid Air sanggup menempuh jarak hingga 800 km lebih. LA Cuitan.id – Saat ini, rata-rata mobil listrik yang meluncur di aspal Indonesia baru mampu menjangkau jarak sekitar 600-an kilometer. Namun, kemajuan teknologi sistem suplai tenaga baterai terus berkembang pesat. Kini, dunia mulai menyambut kehadiran kendaraan listrik (EV) dengan daya jelajah fantastis hingga menembus angka 800 kilometer.
Meski begitu, untuk mencapai jarak sejauh itu, produsen masih mengandalkan kapasitas baterai yang sangat besar, yakni mencapai 135 kWh. Hingga detik ini, para insinyur masih berjuang menciptakan teknologi baterai di bawah 100 kWh yang mampu memberikan performa serupa.
Lantas, model apa saja yang sudah berhasil menembus batasan jarak tempuh tersebut? Berdasarkan standar pengujian CLTC/NEDC, berikut adalah empat jagoan listrik dengan jarak tempuh superior:
Mobil mewah asal Amerika Serikat ini memegang rekor dengan klaim jarak tempuh mencapai 824 km. Lucid Motors berhasil memadatkan energi dalam baterainya dengan efisiensi yang sangat tinggi. Tak heran jika sedan ini menjadi tolok ukur baru bagi kendaraan listrik jarak jauh di pasar global.
Bukan sekadar sedan mewah, YangWang U7 membawa baterai raksasa berkapasitas 135,5 kWh. Meskipun memiliki performa tinggi yang gahar, mobil ini tetap mampu beroperasi dalam mode efisiensi tinggi sehingga sanggup menemani perjalanan Anda hingga 800 km tanpa perlu sering berhenti di SPKLU.
Sebagai bagian dari keluarga besar BYD Automobile, Denza D9 versi terbaru menggunakan teknologi Blade Battery 2.0. MPV mewah ini sengaja mengejar target jarak tempuh 800 km agar para pengguna bisa menikmati kenyamanan kabin premium untuk perjalanan antar kota yang jauh tanpa rasa khawatir.
Raksasa teknologi Xiaomi membuktikan bahwa mereka serius masuk ke ekosistem kendaraan listrik. Lewat model SU7, Xiaomi menghadirkan integrasi teknologi cerdas sekaligus daya tahan baterai yang luar biasa. Versi tertingginya dilaporkan mampu menyentuh angka 800 km dalam satu kali pengisian daya penuh.
Hingga saat ini, sebagian besar model di atas masih menjadi primadona di pasar Tiongkok dan Amerika. Namun, mengingat minat masyarakat Indonesia terhadap mobil listrik terus meningkat, bukan tidak mungkin merek-merek seperti BYD atau Xiaomi akan segera memboyong varian jarak jauh mereka ke Tanah Air.
Catatan Penting: Jarak tempuh asli mungkin berbeda tergantung pada gaya mengemudi, kondisi jalan, dan penggunaan fitur tambahan seperti pendingin udara (AC).
Tidak ada komentar