12 Manfaat Telur Rebus untuk Kesehatan dan Kandungan Gizinya. (ciputrahospital.com) JAKARTA, Cuitan.id – Telur rebus merupakan salah satu bahan makanan sederhana yang mudah diolah dan kaya nutrisi. Kandungan protein, lemak sehat, vitamin, serta mineral di dalam telur menjadikannya pilihan menu harian yang dapat mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh jika dikonsumsi dalam jumlah wajar.
Selain praktis, telur rebus juga memiliki nilai gizi tinggi yang bermanfaat untuk menjaga energi, membantu fungsi organ, serta menunjang pola makan seimbang.
(Per 1 butir telur rebus ukuran besar ±50 gram)
Energi: 77,5 kalori
Protein: 6,3 gram
Lemak total: 5,3 gram
Natrium: 62 mg
Kalsium: 25 mg
Zat besi: 0,6 mg
Magnesium: 5 mg
Fosfor: 86 mg
Kalium: 63 mg
Seng: 0,53 mg
Kolesterol: 186 mg
Selenium: 15,4 mcg
Lutein & zeaxanthin: 176 mcg
Folat: 22 mcg
Telur rebus juga mengandung vitamin A, D, E, K, serta vitamin B kompleks (B1–B12) yang berperan penting dalam metabolisme energi, kesehatan saraf, dan sistem kekebalan tubuh. Telur termasuk sumber protein berkualitas tinggi karena mengandung sembilan asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh.
Telur merupakan salah satu bahan makanan serbaguna yang mudah Anda olah dan mengandung kombinasi nutrisi penting untuk mendukung kesehatan tubuh. Kandungan protein, lemak sehat, vitamin, serta mineral di dalam telur menjadikannya pilihan menu harian yang mampu membantu menjaga energi, fungsi organ, serta keseimbangan nutrisi dalam pola makan sehari-hari.
Telur mengandung hampir semua zat gizi yang dibutuhkan tubuh dalam satu bahan makanan sederhana. Di dalam telur terdapat protein, lemak, vitamin A, D, E, B kompleks, mineral, serta antioksidan yang mendukung fungsi tubuh dari ujung kepala hingga kaki.
Kombinasi nutrisi tersebut membuat manfaat telur rebus sangat baik untuk menjaga stamina, membantu pemulihan tubuh, serta menunjang aktivitas harian. Kandungan kalorinya yang relatif seimbang juga membuat telur cocok dikonsumsi oleh berbagai kelompok usia.
Telur memang mengandung kolesterol alami, namun tubuh memiliki mekanisme untuk menyesuaikan produksinya agar tetap seimbang. Konsumsi telur dalam porsi wajar dapat menjadi bagian dari pola makan sehat tanpa harus dihindari sepenuhnya.
Selain itu, lemak dalam telur didominasi lemak tak jenuh yang lebih ramah bagi kesehatan jantung. Hal ini membuat telur tetap aman dikonsumsi selama diimbangi dengan asupan makanan bergizi lainnya.
Telur membantu meningkatkan kadar kolesterol baik atau HDL yang berperan melindungi kesehatan pembuluh darah. HDL membantu membawa kolesterol berlebih dari darah kembali ke hati untuk diproses dan dikeluarkan dari tubuh.
Dengan kadar HDL yang baik, risiko gangguan kardiovaskular dapat Anda cegah. Konsumsi telur secara seimbang dapat menjadi salah satu cara sederhana untuk mendukung kesehatan jantung.
Telur merupakan sumber kolin yang penting untuk pembentukan sel dan fungsi sistem saraf. Kolin membantu mendukung daya ingat, konsentrasi, serta proses komunikasi antar sel di otak.
Asupan kolin yang cukup juga penting bagi ibu hamil karena berperan dalam perkembangan otak janin. Oleh karena itu, telur menjadi bagian dari menu bernutrisi.
Telur mengandung kombinasi lemak sehat, protein, dan nutrisi yang membantu menjaga keseimbangan lipid dalam tubuh. Kandungan tersebut mendukung fungsi pembuluh darah agar tetap fleksibel dan bekerja optimal.
Selain itu, telur cenderung meningkatkan jenis kolesterol yang ukurannya lebih besar dan tidak mudah menumpuk di dinding pembuluh darah. Hal ini membuat konsumsi telur dalam jumlah wajar tetap relevan dalam pola makan sehat.
Kuning telur kaya akan lutein dan zeaxanthin yang berperan sebagai antioksidan alami untuk mata. Kedua senyawa ini membantu melindungi mata dari kerusakan akibat paparan cahaya dan proses penuaan.
Konsumsi telur secara rutin dapat membantu menjaga ketajaman penglihatan serta mendukung kesehatan retina. Kandungan vitamin A dalam telur juga berperan penting dalam fungsi penglihatan.
Telur, terutama dari ayam yang Anda berikan pakan khusus, mengandung asam lemak omega-3 yang bermanfaat bagi kesehatan. Omega-3 membantu menjaga keseimbangan lemak darah dan mendukung fungsi jantung.
Selain itu, omega-3 juga berperan dalam menjaga fungsi otak dan kesehatan mata. Telur bisa menjadi alternatif sumber omega-3 bagi orang yang jarang mengonsumsi ikan.
Telur mengandung protein lengkap dengan semua asam amino esensial yang tubuh butuhkan. Protein ini berperan penting dalam pembentukan otot, perbaikan jaringan, serta menjaga kekuatan tubuh.
Kualitas protein telur sangat mudah terserap oleh tubuh sehingga cocok Anda konsumsi setelah aktivitas fisik. Manfaat telur ayam kampung sering dianggap lebih unggul karena berasal dari ayam yang dipelihara secara alami.
Telur termasuk makanan yang mengenyangkan karena kandungan proteinnya yang tinggi. Rasa kenyang yang lebih lama membantu mengontrol asupan kalori harian.
Kebiasaan manfaat makan telur rebus setiap hari dalam porsi wajar dapat membantu mengurangi keinginan makan berlebihan. Telur juga sering menjadi menu diet karena praktis dan bergizi.
Protein dalam telur membantu menjaga massa otot dan kekuatan tubuh, terutama seiring bertambahnya usia. Konsumsi telur secara rutin membantu memenuhi kebutuhan protein harian.
Hal ini menjadikan telur sebagai menu penting bagi orang yang aktif bergerak maupun yang ingin mempertahankan kebugaran. Manfaat telur asin juga tetap bisa Anda peroleh jika mengonsumsinya tidak berlebihan.
Selain protein, telur mengandung lemak sehat yang membantu penyerapan vitamin larut lemak. Lemak ini juga berperan dalam menjaga keseimbangan hormon dan fungsi sel tubuh.
Kombinasi lemak dan protein membuat telur menjadi sumber energi yang stabil. Manfaat makan telur di pagi hari membantu tubuh terasa lebih bertenaga dan fokus menjalani aktivitas.
Kandungan kolin dan lemak sehat dalam telur mendukung fungsi otak sejak dini hingga usia lanjut. Nutrisi ini membantu menjaga daya ingat dan kemampuan berpikir.
Bagi wanita, telur juga memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan nutrisi harian. Manfaat telur rebus untuk wanita mencakup dukungan kesehatan kulit, otot, serta kebutuhan nutrisi selama masa aktif maupun kehamilan.
Telur yang kurang matang berisiko mengandung bakteri seperti salmonella yang dapat menyebabkan keracunan makanan. Infeksi bakteri dari telur dapat memicu gejala seperti diare, demam, kram perut, mual, dan muntah selama beberapa hari.
Telur merupakan salah satu makanan yang dapat memicu reaksi alergi pada sebagian orang. Alergi telur dapat menimbulkan reaksi ringan hingga berat, seperti ruam, gatal, pembengkakan, hingga gangguan pernapasan. Jejak protein telur dalam produk makanan tertentu juga dapat memicu reaksi pada orang dengan alergi berat. Berikut cara mengurangi risiko efek samping yang perlu Anda ketahui:
Tidak ada komentar