12 Makanan Mudah Dicerna untuk Pencernaan Sehat dan Pemulihan Cepat. (alodokter.com) JAKARTA, Cuitan.id – Makanan mudah dicerna menjadi pilihan utama saat pencernaan terganggu atau dalam masa pemulihan setelah sakit. Jenis makanan ini membantu saluran cerna tidak bekerja terlalu keras sehingga proses pemulihan berjalan lebih optimal.
Pencernaan tiap orang dipengaruhi usia, kondisi kesehatan, dan jenis makanan. Makanan mudah dicerna biasanya lembut, rendah serat kasar, serta minim lemak dan bumbu tajam yang dapat mengiritasi lambung.
Pilihan makanan ini sangat bermanfaat untuk diare, muntah, pasca operasi, atau saat anak dan lansia kesulitan makan. Memahami jenis makanan ini penting agar pencernaan tetap optimal.
Nasi Putih
Kaya energi, rendah serat, mudah dipecah tubuh. Cocok untuk anak, lansia, dan orang sakit.
Kentang Rebus
Sumber karbohidrat mudah dicerna, rendah serat, dan mengandung kalium untuk mengganti elektrolit.
Roti Tawar
Lebih mudah dicerna dibanding roti gandum. Konsumsi tanpa mentega atau selai berlemak.
Daging Ayam Tanpa Kulit
Protein tinggi, rendah lemak, ideal untuk pemulihan jaringan tubuh.
Ikan Kukus
Tekstur lembut, lemak rendah, kaya protein dan omega-3.
Wortel Kukus
Serat lebih lunak, kaya vitamin A, baik untuk daya tahan tubuh.
Yoghurt
Mengandung bakteri baik untuk menjaga keseimbangan flora usus.
Tahu dan Tempe
Protein mudah diserap, kaya nutrisi, tekstur lembut, aman untuk lambung.
Telur Rebus
Protein sederhana, mudah diuraikan enzim pencernaan.
Alpukat
Lemak tak jenuh, tekstur lembut, serat larut membantu pencernaan.
Pisang
Lembut, serat mudah diurai, mengandung pektin dan karbohidrat sederhana.
Bubur
Lembut, rendah serat, karbohidrat sederhana, mudah dicerna saat sakit.
Masak dengan merebus, mengukus, atau memanggang tanpa minyak berlebih.
Potong makanan kecil agar mudah dikunyah dan dicerna.
Batasi bumbu tajam, cabai, dan santan.
Konsumsi porsi kecil tapi sering untuk meringankan kerja lambung.
Makanan mudah dicerna tidak hanya membantu pemulihan setelah sakit, tapi juga menjaga pencernaan sehari-hari. Tetap jaga pola makan seimbang agar kebutuhan nutrisi terpenuhi.
Jika keluhan pencernaan tidak membaik atau sering kambuh, konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan panduan makanan yang sesuai kondisi kesehatan. ***
Tidak ada komentar