JAKARTA, Cuitan.id – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, umat Islam mulai mempersiapkan diri, termasuk dalam menjaga pola makan saat berbuka puasa dan sahur. Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga momentum untuk menerapkan gaya hidup sehat sesuai tuntunan Rasulullah SAW.
Salah satu cara meneladani Nabi Muhammad SAW adalah dengan mengonsumsi makanan yang beliau sukai dan anjurkan. Selain bernilai ibadah, makanan-makanan ini juga dikenal menyehatkan dan penuh keberkahan.
Berikut 12 makanan kesukaan Rasulullah SAW berdasarkan hadits, yang bisa menjadi inspirasi menu berbuka dan sahur.
1. Kurma
Kurma merupakan makanan favorit Rasulullah SAW dan paling sering dikonsumsi saat berbuka puasa. Jenis kurma yang paling dikenal adalah kurma Ajwa dari Madinah.
Dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim disebutkan bahwa mengonsumsi tujuh butir kurma Ajwa di pagi hari memiliki keutamaan perlindungan dari racun dan gangguan sihir. Kurma juga dianjurkan dikonsumsi dalam jumlah ganjil.
2. Daging Kambing
Rasulullah SAW menyukai daging kambing, terutama bagian paha. Daging ini bisa diolah menjadi berbagai menu seperti gulai, sate, atau tongseng yang cocok disantap saat berbuka.
3. Madu
Madu disebut sebagai obat alami dan dianjurkan dalam Islam. Selain menyehatkan, madu juga baik untuk menjaga stamina selama berpuasa. Madu bisa dikonsumsi langsung atau dicampur dengan air hangat.
4. Roti Gandum
Roti gandum menjadi makanan sederhana yang sering dikonsumsi Rasulullah SAW bersama minyak zaitun dan cuka. Gandum kaya serat dan cocok untuk menu sahur karena membuat kenyang lebih lama.
5. Susu
Susu merupakan minuman bernutrisi tinggi yang dianjurkan Nabi Muhammad SAW. Kandungan kalsium dan protein dalam susu sangat baik untuk menjaga energi selama puasa.
6. Talbinah
Talbinah adalah makanan berbahan gandum yang dicampur madu atau kurma. Dalam hadits disebutkan bahwa talbinah dapat menenangkan hati dan mengurangi kesedihan, cocok dikonsumsi saat tubuh lemah.
7. Tsarid
Tsarid adalah masakan berkuah yang terdiri dari roti dan daging. Dalam hadits, tsarid disebut sebagai makanan yang sangat utama. Di Indonesia, tsarid mirip dengan sup daging.
8. Buah Zaitun
Zaitun disebut sebagai buah dari pohon yang diberkahi. Rasulullah SAW menganjurkan untuk mengonsumsi dan menggunakan minyak zaitun karena manfaat kesehatannya.
9. Kismis
Kismis atau anggur kering dianjurkan untuk dikonsumsi karena baik untuk kesehatan dan membantu menjaga energi. Kismis juga sering digunakan sebagai campuran makanan.
10. Buah Anggur
Rasulullah SAW menyukai anggur segar. Buah ini kaya antioksidan dan bisa menjadi alternatif selain kurma saat berbuka puasa.
11. Buah Labu
Labu dianjurkan Nabi Muhammad SAW karena dapat menenangkan hati. Labu bisa diolah menjadi sayur atau campuran minuman sehat.
12. Buah Tin
Buah tin disebut dalam Al-Qur’an dan dikenal memiliki banyak manfaat kesehatan. Tin dipercaya baik untuk pencernaan dan kesehatan tubuh secara umum.
Pola makan saat Ramadhan seharusnya tidak hanya berfokus pada rasa kenyang, tetapi juga nilai ibadah dan keberkahan. Dengan memilih makanan yang disukai Rasulullah SAW, umat Islam dapat meneladani sunnah beliau sekaligus menjaga kesehatan tubuh.
Mengonsumsi makanan sunnah untuk berbuka dan sahur bukan hanya menambah pahala, tetapi juga membantu menjalani ibadah puasa dengan lebih optimal dan penuh makna. ***
Tidak ada komentar