10 Manfaat Lemon untuk Kesehatan dan Efek Samping yang Perlu Diketahui. (ciputrahospital.com) JAKARTA, Cuitan.id – Lemon tidak hanya kaya vitamin C, tapi juga mengandung antioksidan dan serat yang bermanfaat untuk kesehatan. Buah ini bisa meningkatkan daya tahan tubuh, menjaga kesehatan jantung, kulit, pencernaan, hingga membantu menurunkan berat badan.
Energi: 16,8 kalori
Karbohidrat: 5,41 g (termasuk 1,45 g gula alami)
Vitamin C: 30,7 mg
Serat: 1,6 g
Kalium: 80 mg
Kalsium: 15,1 mg
Zat besi: 0,35 mg
Magnesium: 4,6 mg
Folat: 6,4 mcg
Lainnya: Vitamin A, B1, B2, B6, kolin, lutein & zeaxanthin
Lemon rendah kalori namun kaya nutrisi, cocok untuk konsumsi harian.
Lemon dikenal sebagai salah satu buah yang kaya vitamin C dan mengandung berbagai zat aktif yang bermanfaat bagi tubuh. Di balik rasanya yang asam, lemon menyimpan banyak manfaat kesehatan, mulai dari menjaga daya tahan tubuh hingga mendukung kesehatan kulit.
Meski demikian, penting untuk memahami cara minum air lemon dengan benar agar mendapatkan manfaat maksimal tanpa terkena efek samping lemon yang berlebihan. Berikut ini berbagai khasiat jeruk lemon yang bisa Anda dapatkan:
Manfaat jeruk lemon yang pertama adalah membantu menjaga kesehatan jantung. Vitamin C yang tinggi dalam lemon berperan sebagai antioksidan yang mampu menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke.
Selain itu, serat dan senyawa tumbuhan dalam lemon, seperti diosmin dan hesperidin, dapat membantu menurunkan kolesterol jahat dalam tubuh.
Manfaat lemon untuk diet didukung oleh kandungan serat pektin yang membantu memberikan rasa kenyang lebih lama. Meskipun air lemon tidak mengandung serat, kebiasaan minum air lemon hangat di pagi hari dapat mendukung hidrasi, memperlancar metabolisme, dan mengurangi keinginan ngemil, sehingga mendukung program penurunan berat badan.
Lemon mengandung asam sitrat yang terbukti dapat meningkatkan volume urin dan menaikkan pH urin, menciptakan lingkungan yang tidak ramah bagi pembentukan batu ginjal. Jadi, lemon bagus untuk ginjal karena membantu mencegah pembentukan batu ginjal, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat gangguan tersebut.
Vitamin C dalam lemon membantu tubuh menyerap zat besi dari sumber nabati seperti bayam atau kacang-kacangan. Manfaat minum perasan lemon bersama makanan kaya zat besi bisa mencegah anemia akibat kekurangan zat besi, terutama bagi orang yang menjalani pola makan berbasis tumbuhan.
Beberapa senyawa bioaktif dalam lemon, seperti limonin dan flavonoid, memiliki potensi sebagai antioksidan yang bisa melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Walaupun belum ada bukti kuat bahwa lemon bisa mengobati penyakit kanker, mengonsumsinya sebagai bagian dari pola makan sehat dapat membantu menurunkan risikonya.
Manfaat lemon untuk wajah antara lain membantu pembentukan kolagen, mencerahkan kulit, serta mengatasi masalah seperti jerawat dan kulit berminyak. Antioksidan dari vitamin C juga melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan sinar matahari dan polusi.
Lemon sering digunakan sebagai bahan alami dalam perawatan kulit, baik dikonsumsi maupun diaplikasikan langsung.
Senyawa flavonoid dalam lemon dan kandungan potasiumnya berperan dalam menurunkan tekanan darah. Kombinasi manfaat air lemon dan aktivitas fisik secara teratur bisa mendukung kesehatan pembuluh darah dan jantung.
Vitamin C dan flavonoid dalam lemon membantu meningkatkan daya tahan tubuh terhadap infeksi. Manfaat air lemon hangat saat flu atau batuk adalah membantu meredakan gejala dan menjaga tubuh tetap terhidrasi sekaligus mendapat asupan antioksidan yang penting untuk melawan virus.
Lemon mengandung hesperidin dan asam sitrat yang membantu memperlambat penyerapan gula ke dalam darah, sehingga menghindari lonjakan kadar gula. Ini menjadikan manfaat lemon untuk kolesterol dan diabetes sangat relevan, terutama bagi penderita sindrom metabolik.
Kandungan serat pektin dalam lemon membantu memperbaiki kesehatan pencernaan dan memperlambat pencernaan gula, sehingga mendukung kontrol gula darah dan kenyang lebih lama. Namun, Anda hanya bisa mendapatkan manfaat ini jika mengonsumsi buah lemon utuh, bukan sekadar air perasannya.
Meskipun manfaat minum perasan lemon sangat beragam untuk kesehatan, konsumsi berlebihan atau tidak tepat dapat menimbulkan sejumlah efek samping lemon bagi sebagian orang. Kandungan asam sitrat yang tinggi dalam lemon bisa menyebabkan iritasi, terutama pada mereka yang memiliki kondisi medis tertentu.
Berikut beberapa efek samping minum perasan lemon secara berlebihan:
Asam dari perasan lemon dapat menyebabkan sensasi perih yang tajam pada luka sariawan di mulut. Bagi yang sedang mengalami sariawan, sebaiknya hindari konsumsi lemon langsung agar tidak memperburuk iritasi.
Bagi penderita GERD atau penyakit asam lambung, lemon bisa memperparah gejala seperti nyeri ulu hati dan mual. Karena sifatnya yang sangat asam, lemon dapat memicu produksi asam lambung berlebih yang tidak nyaman.
Sebagian orang yang memiliki alergi terhadap buah citrus atau serbuk sari rumput bisa mengalami reaksi alergi seperti gatal, bengkak di mulut, atau masalah pencernaan setelah mengonsumsi lemon. Reaksi ini bisa ringan hingga cukup mengganggu.
Lemon mengandung tyramine, sejenis asam amino yang bisa memicu migrain pada orang yang sensitif terhadap zat ini. Jika Anda sering mengalami sakit kepala setelah mengonsumsi lemon, sebaiknya konsultasikan dengan dokter.
Lemon adalah buah serbaguna yang mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh. Konsumsi secukupnya bisa memberi manfaat maksimal, namun perlu hati-hati bagi yang memiliki kondisi medis tertentu. ***
Tidak ada komentar